...
Bukan lautan, hanya kolam susu
Kail dan jala cukup menghidupimu
Tiada topan tiada badai kau temui
Ikan dan udang menghampiri dirimu
Orang bilang tanah kita tanah surga
Tongkat kayu dan batu jadi tanaman
 |
| Sumber: mutiarabirusamudra.blogdetik.com |
Ingat dengan lirik lagu tersebut? Lagu pada media
tahun 70an yang mengelu-elukan betapa kaya dan indahnya alam Indonesia
ini sebenarnya. Siapa yang tidak tahu betapa indah dan kayanya
alam negeri kita, Indonesia. Perumpamaan dalam bait lagu tersebut
menggambarkan
begitu mudahnya membuat alam menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi manusia.
Kemudahan mengolah tanah subur menjadi lahan pertanian dan perkebunan,
kemudahan mengolah sumber daya laut yang terasa begitu tidak ada
habis-habisnya.
 |
| Sumber: poietes.wordpress.com |
Begitu pula dengan potensi alam pegunungan yang
dimiliki negeri kita. Dengan potensi ini, mikrohidro dapat menjadi suatu
solusi dalam menyembuhkan negeri kita dari
ketergantungan pada sumber energi bahan bakar fosil. Mikrohidro dapat menjadi suatu solusi dalam menciptakan
sumber energi terbarukan yang juga ramah lingkungan. Dan bahkan, mikrohidro pun dapat menjadi suatu solusi dalam menyelesaikan permasalahan keterbatasan
sumber energi listrik bagi daerah-daerah terpencil yang terisolir dari jangkauan jaringan listrik milik negara.
Ya, Mikrohidro,
istilah yang digunakan untuk instalasi pembangkit listrik yang
menggunakan energi air, adalah salah satu jawaban dari
permasalahan-permasalahan tersebut. Tidak hanya itu, mikrohidro pun
memiliki kelebihan dalam segi pengembangan
sosiokultur dan perekonomian kerakyatan di Indonesia. Pembangunan instalasi mikrohidro, yang secara penuh melibatkan masyarakat sekitar, dapat menumbuhkan rasa
kebersamaan antar masyarakat, dapat menumbuhkan rasa
kepemilikan bersama sehingga melahirkan
rasa
tanggung jawab
bagi masyarakat untuk terus mengoperasikan dan merawatnya bersama
dengan baik. Kehadiran instalasi Pembangkit Listrik Mikro Hidro (PLTMH),
yang tidak memakan biaya produksi listrik yang terlalu besar karena
tidak menggunakan bahan bakar fosil sama sekali, dapat
memicu pertumbuhan ekonomi kerakyatan
secara signifikan bagi masyarakat. Listrik yang dihasilkan oleh PLTMH
dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mendukung kegiatan-kegiatan
produktif yang dapat menjadi penghasilan bagi masyarakat. Misalnya,
listrik PLTMH dimanfaatkan untuk menggerakkan mesin pengering dan
penggiling gabah padi untuk memicu pertumbuhan industri pertanian
berskala kecil pada daerah tersebut. Atau bisa juga listrik PLTMH
dimanfaatkan untuk menggerakan mesin jahit untuk memicu pertumbuhan
industri tekstil berskala rumah tangga. Dan masih banyak
kegiatan produktif lainnya yang dapat dipicu oleh kehadiran instalasi
PLTMH ini.
Semua
kemudahan ini seharusnya membuat negeri kita menjadi negeri yang
sejahtera. Namun yang terjadi adalah sebaliknya. Negeri kita telah
diracuni oleh paham-paham konsumtif mengenai eksploitasi secara berlebihan.
Hal ini sering kita dapati pada masyarakat yang kurang tersentuh oleh
pendidikan. Kurangnya pengetahuan dan keinginan untuk memanfaatkan
dengan arif dan bijaksana membuat masyarakat tersebut seolah tertinggal.
Suatu ironi yang teramat sangat ketika kita mengetahui potensi alam
negeri kita tapi kita malah lebih memilih menggunakan cara pemenuhan
kebutuhan kita dengan cara instan padahal itu dapat merusak alam.
 |
| Sumber: cordelia.typepad.com |
Salah satu sifat konsumtif masyarakat yaitu pada
energi, listrik semisalnya. Banyak masyarakat marginal yang masih kurang
pengertiannya tentang energi listrik. Penggunaan yang
berlebihan, membuang energi padahal tidak diperlukan, seringkali
ditemukan. Ataupun sebaliknya, energi tidak cukup, tetapi dengan
peralatan listrik yang berlebihan. Oleh karena itu, tidak cukup hanya
menyediakan sumber energi listrik bagi masyarakat, tapi juga dibutuhkan
suatu pencerdasan mengenai pemberdayaan energi listrik secara bijak dan menguntungkan dari segi ekonomi dan kualitas hidup masyarakat.
Pada
akhirnya, diharapkan PLTMH ini bisa menjadi salah satu solusi untuk
masyarakat marginal di daerah terpencil untuk menghemat energi. Dengan
menggunakan energi yang terbarukan, daya yang cukup, diharapkan dapat
membantu mengembangkan potensi dalam masyarakat dan membuatnya menjadi
arif dan bijaksana dalam memanfaatkan kekayaan alam.
0 comments :
Post a Comment