What We Do

Sumber: Desbin FTUI
Desa Binaan Energi FTUI 2012 adalah salah satu program kerja unggulan Badan Eksekutif Mahasiswa Teknik Universitas Indonesia 2012 (BEM FTUI 2012) bidang Pengabdian Masyarakat (PengMas) yang bertujuan membina suatu desa terpencil yang belum terjangkau jaringan listrik negara dengan membina masyarakatnya untuk  dapat mandiri dalam penyediaan energi listrik serta pemberdayaannya untuk memajukan ekonomi, pendidikan, dan kualitas hidup masyarakat desa tersebut.

Upaya penyediaan energi listrik di desa terpencil tersebut dilaksanakan dengan mengajak masyarakat desa untuk bergotong-royong dalam pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) yang dirancang dan di-implementasikan oleh Tim Ahli PLTMH dari sekumpulan mahasiswa Fakultas Teknik UI Jurusan Sipil, Mesin, dan Elektro.

Why We Have to Do It

Kami terinspirasi dari Desa Binaan Fakultas Ekonomi UI yang mencoba mendampingi dan memandirikan perkembangan ekonomi suatu desa.

Kami terinspirasi dari Community Development Psikologi UI yang mencoba menumbuhkan kepedulian pada perkembangan psikologi anak-anak di suatu komunitas.

Kami terinspirasi dari Community Development Fakultas Hukum UI yang mencoba membantu advokasi hukum bagi masyarakat desa yang tengah terlibat sengketa tanah.

Kami, Desa Binaan Energi Fakultas Teknik UI 2012, terlahir dari kesadaran aktivis sosial mahasiswa Teknik yang terinspirasi untuk menciptakan suatu bentuk pengabdian masyarakat baru yang berisikan muatan-muatan yang lebih sesuai dengan kompetensi mahasiswa Teknik itu sendiri. Sama halnya dengan Fakultas-fakultas lain yang telah lebih dahulu mencoba mengabdikan kompetensinya masing-masing untuk membantu masyarakat. Ya, kali ini Teknik mencoba mengabdi dengan membuat suatu penerapan teknologi hasil implementasi ilmu-ilmu keteknikan yang kami dapatkan selama perkuliahan.

Dengan 7 Departemen yang Fakultas Teknik miliki, kami sadar bahwa banyak sekali pilihan teknologi yang bisa kami terapkan untuk pengabdian masyarakat ini. Kami mencoba memilah semua pilihan teknologi itu dengan berbagai pertimbangan. Pertama, teknologi tersebut harus tepat guna dengan persoalan yang memang tengah dihadapi masyarakat desa. Kedua, teknologi tersebut harus dapat merangkul berbagai Departemen di Teknik untuk bekerja sama dalam menyukseskan penerapan teknologi tersebut.

Dalam pertimbangan pertama, kami mencoba menelusuri apa saja permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat desa. Dan yang paling menarik perhatian kami adalah isu bahwa masih ada beberapa desa yang jaraknya relatif dekat dengan kampus kami (daerah bogor-sukabumi) yang belum tersentuh jaringan listrik negara. Oleh karenanya kami memutuskan untuk mencoba mendirikan suatu bentuk pembangkit listrik mandiri skala kecil untuk desa tersebut.

Dari sekian pilihan bentuk pembangkit listrik mandiri skala kecil yang mungkin untuk kami rancang, pilihan kami jatuh kepada Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) skala kecil atau lebih familiar disebut Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH). Bentuk pembangkit listrik inilah yang memenuhi pertimbangan kedua kami karena pembangunannya akan memberikan kesempatan 3 Departemen di Teknik untuk bekerja sama, yakni Sipil, Mesin, dan Elektro.

Selain memenuhi kedua pertimbangan tersebut, PLTMH pun memiliki banyak kelebihan lainnya yang membuat kami semakin yakin untuk menerapkannya dalam pengabdian masyarakat kami. Untuk informasi lebih lengkap mengenai PLTMH, silakan baca di artikel ini: PLTMH.

How We Do It

Tahap Penentuan Kriteria Desa
Desa Binaan Energi FTUI 2012 diawali dengan tahap penentuan kriteria desa yang akan kami bina. Kriteria pertama, desa tersebut belum tersentuh listrik dan telah dikonfirmasi oleh pemerintah setempat bahwa belum ada rencana pengembangan Jaringan Listrik Negara memasuki daerah desa tersebut dalam jangka beberapa tahun ke depan. Kedua, lokasi desa tersebut relatif lebih dekat dengan lokasi kampus Depok Universitas Indonesia dimana waktu tempuhnya tidak lebih dari 6 jam perjalanan. Kriteria kedua ini didasari pada kesadaran kami bahwa daerah yang lebih dekat tentunya lebih berhak untuk menerima pengabdian kami, dan didasari juga pada tujuan agar segala keterbatasan yang kami miliki (waktu dll) tidak terlalu menghambat proses yang akan kami jalani. Kriteria ketiga, desa tersebut berada di daerah yang memang memiliki potensi alam untuk dibangun PLTMH. Kriteria ketiga inilah yang menyadarkan kami bahwa kami harus segera membentuk suatu tim yang berfokus dalam penyusunan strategi pembangunan PLTMH ini agar nantinya tim inilah yang mengkaji apakah desa tersebut memiliki potensi untuk dibangun PLTMH atau tidak.

Tahap Pembentukan Tim Ahli PLTMH
*coming soon

Tahap Survey
Berbekal tiga kriteria yang telah kami tentukan, kami pun mencari desa yang tepat. Berbagai informasi kami coba kumpulkan. Kami juga mencoba bekerja sama dengan Yayasan IBEKa, KORAMIL, dan pemerintah setempat untuk mencari tahu lokasi-lokasi desa yang belum tersentuh Jaringan Listrik Negara. Beberapa lokasi desa yang direkomendasikan pun kami kunjungi. Lokasi pertama yang kami kunjungi adalah Kasepuhan Ciptagelar di Sukabumi.

Tahap Pendekatan Sosial
*coming soon

Tahap Perencanaan PLTMH
*coming soon

Tahap Implementasi PLTMH
*coming soon

Tahap Pelatihan
*coming soon

Tahap Pengembangan Desa
*coming soon

Where and When It Will Be Implemented


*coming soon


1 comment :

  1. .....Semoga sukses dengan desa binaan energi FTUI-nya......Aamiin....
    Semoga UI dan almamaternya makin banyak berkontribusi positif untuk pemberdayaan rakya....dalam segal aspek hidup.....

    ReplyDelete

Desa Binaan FTUI © 2013 | Powered by Blogger | Blogger Template by DesignCart.org