Desa
Binaan Energi FTUI
#menentanggulita
Ialah
sebuah program pengembangan masyarakat oleh Mahasiswa FTUI yang mulai dirintis sejak
awal tahun 2012, selain pengembangan masyarakat, Desa Binaan Energi FTUI juga
bervisi untuk menjadi sebuah wadah untuk karya nyata mahasiswa FTUI berdasarkan
keilmuan keteknikan yang mereka miliki.
Pengembangan
masyarakat ialah sebuah usaha meningkatkan taraf hidup suatu komunitas tertentu
dengan partisipasi aktif dari komunitas masyarakat tersebut. Program – program
yang dicanangkan pun sangat bergantung dari komunitas mana yang akan menjadi
sasaran program pengembangan masyarakat, karena program – program ini berangkat
dari masalah – masalah yang mereka alami serta potensi yang mereka miliki.
sehingga dapat (dengan kasat mata) diketahui, bahwa masalah dan potensi suatu
komunitas sangat berbeda dari komunitas satu ke komunitas lainnya, hal ini mungkin
saja dipengaruhi letak geografis, wilayah administratif, kontur alam, kultur budaya
dan masih banyak lagi.
Jadi
di Desa Binaan Energi FTUI, tidak hanya pemecahan masalah secara engineering
saja yang akan diterapkan, namun pemecahan – pemecahan secara social science juga dibutuhkan, dan hal
ini tidak dapat dipisahkan ketika sebuah program ingin menyebut dirinya sebagai
program binaan.
Arti
dari meningkatkan taraf hidup sangat luas loh, bahkan yang paling sederhana,
membuka wawasan suatu komunitas saja sudah termasuk meningkatkan taraf hidup,
atau yang paling rumit misal membangunkan sebuah badan usaha, atau bahkan
institusi pendidikan formal/informal.
Lalu
apa yang menjadi program – program Desa Binaan Energi FTUI dalam usahanya
meningkatkan masyarakat taraf hidup suatu komunitas ? Desa Binaan Energi FTUI
akan melakukan program peningkatan taraf hidup hanya 2 program untuk desa
binaan pertama ini, yang pertama ialah program pelistrikan melalui pembangunan Pembangkit
Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH), dan dilanjut dengan program membuka wawasan
mereka mengenai PLTMH, Pendidikan dan Pekerjaan. walaupun tidak menutup
kemungkinan bahwa warga akan diberikan suatu buku pedoman pengembangan ekonomi
dengan modal berbasis dari iuran listrik hasil PLTMH.
Ingat
kata kunci partisipasi aktif ? yap, dalam hal ini warga akan kita jadikan
teman, bukannya semata – mata objek untuk dibina, mereka tidak melulu akan
disuapi oleh program – program kita melainkan akan kita ajak untuk terus
berdiskusi terkait program, seperti dalam pembangunan PLTMH, warga juga harus
turut serta bersedia bergotong royong menjadi pekerjanya, harus memahami
keterbatasan mahasiswa dan lainnya. lalu dalam program membuka wawasan,
konsepnya juga tidak harus menggunakan slide – slide resmi seperti penyuluhan,
konsepnya mengajak ngobrol santai mereka satu persatu sambil mengikuti
pekerjaan mereka atau sambil makan bersama atau dengan banyak metode – metode
seru dan kreatif lainnya, intinya kita menjadi mereka dan mereka menjadi kita,
itulah gambaran sebuah pertemanan.
Yak,
program ini memanggil kalian para singa muda teknik untuk mulai membuka diri
kalian, bahwa ada loh hal – hal besar yang dapat kalian berikan untuk Indonesia
melalui wadah yang dekat dengan kalian. dan kalian akan mengetahui bagaimana
rasanya mengetahui akar-rumput dari permasalahan – permasalahan bangsa di
wilayah pelosok, maka siapkah kamu menjadi penerus kami, menjadi
#penentanggulita, menjadi bagian dari persembahan terbesar FTUI untuk Indonesia
?
0 comments :
Post a Comment